Cara Penulisan Daftar Pustaka Yang Benar

Cara Penulisan Daftar Pustaka Yang Benar

Sebelum mebahas mengenai cara menulis daftar pustaka marilah menilik secara umum mengenai daftar pustaka. Dalam penulisan sebuah buku, karya ilmiah, maupun tugas akhir selalu tercantum daftar pustaka. Daftar pustaka adalah referensi sebuah buku, karya ilmiah maupun tugas akhir.  Fungsi dari daftar pustaka sendiri adalah untuk memberi penghargaan mengenai hak kekayaan intelektual seseorang yang bersangkutan atas karya yang telah dibuatnya serta sebagai bukti bahwa hasil karangan tersebut tidak hanya dari pemikiran sang penulis sendiri melainkan ada pemikiran dari orang lain pula. Selain itu dengan adanya daftar pustaka, maka mempermudah para pembaca untuk dapat melakukan penelusuran mengenai tulisan–tulisan yang tertera di dalam buku, karya ilmiah, tugas akhir maupun sebagainya.

 

Penulisan daftar pustaka harus meliputi beberapa hal mengenai pembuatan sebuah buku seperti nama pengarang, tahun, judul buku yang bersangkutan, kota penerbitan, serta pihak yang menerbitkan buku tersebut. Dalam penulisannya pun harus urut. Untuk lebih mudahnya, perhatikan cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:

 

  • Yang pertama adalah penulisan nama pengarang. Dalam urutan penulisan nama pengarang harus diurutkan sesuai dengan alfabetis tanpa menggunakan bullet  maupun numbering didepannya.  Yaitu urutan rangkaian huruf dari A hingga Z. Dalam penulisan nama pengarang nama belakang dari pengarang berada di depan. Contoh ada seorang pengarang bernama Ahmad Zaeni maka dalam daftar pustaka akan ditulis dengan Zaeni, Ahmad.
  • Setelah penulisan nama pengarang, maka urutan yang kedua adalah penulisan tahun.
  •  Dalam setiap jeda penulisan urutan daftar pustaka disertakan titik (.) disela-selanya.  Conto: Kasiman, Zahra.2007.
  • Setelah penulisan tahun terbit, maka langkah selanjutnya adalah menulis judul karangan.  Yang perlu diingat dalam penulisan judul karangan adalah penulisannya yang menggunakan huruf italic atau cetak miring.
  • Langkah selanjutnya setelah menulis judul karangan maka urutan selanjutnya adalah menulis kota terbit. Penulisan kota penerbit diikuti dengan tanda titik dua (:) setelahnya.
  • Yang terakhir adalah penulisan nama penerbit dari karangan tersebut.
  • Dalam penulisan daftar pustaka yang baik dan benar, apabila penulisan daftar pustaka lebih dari satu baris maka pada baris kedua ditulis agak menjorok kedalam.

Untuk lebih memperjelas lagi tentang cara menulis daftar pustaka, berikut  adalah contoh dari penulisan daftar pustaka:

 

Contoh pertama cara penulisan daftar pustaka, apabila kita akan menuliskan sebuah daftar pustaka seorang pengarang bernama Ari Sutrisna dengan judul bukunya Mudahnya Beternak Lele yang diterbitkan di Bandung oleh penerbit Angkasa Grafis pada tahun 2007 maka penulisan daftar pustakanya adalah sebagai berikut:

Sutrisna, Ari. 2007. Mudahnya Beternak Lele. Bandung: Angkasa Grafis.

 

Contoh yang kedua cara penulisan daftar pustaka apabila dalam penulisan sebuah daftar pustaka melebihi satu baris. Contonya ada seorang pengarang bernama Ana Kurnia dengan judul bukunya Melihat peluang bisnis dengan modal kecil untuk ibu rumah tangga yang diterbitkan oleh Gardena Deka Drafindo di kota Jakarta tahun 2009. Maka penulisan daftar pustakanya adalah sebagai berikut:

 

Kurnia, Ana. 2009. Melihat Peluang Bisnis Dengan Modal Kecil Untuk Ibu Rumah

Tangga. Jakarta: Gardena Deka Grafindo.

Contoh yang ketiga cara penulisan daftar pustaka apabila jumlah penulis lebih dari satu orang.  Bila menemukan hal seperti ini maka urutan penulisan daftar pustakanya adalah nama penulis pertama ditulis lebih dahulu dengan nama belakang di depan disertai tanda koma (,) disusul nama depan dari penulis pertama tersebut. Setelah nama pertama selesai ditulis, cantumkan tanda titik (.) kemudian tanda koma (.) kemudian tulislah nama penulis kedua sesuai dengan nama aslinya. Yang perlu diingat, penulisan nama penulis kedua maupun selanjutnya tidak berubah. Perubahan nama hanya untuk penulis pertama. Sebagai contoh mengenai penulisan pengarang lebih dari satu orang adalah sebagai berikut:

Kirana, Sari., Supriono, J.L & Hendro, S. 2008. Memplajari Joomla Lebih Dekat.

Jakarta:  Grafindo Putra Perkasa.

Itulah ulasan mengenai cara penulisan daftar pustaka.  Membuat daftar pustaka sebenarnya tidak terlalu sulit dan rumit apabila dapat memahami langkah – langkah dalam penulisan daftar pustaka.  Mempelajari cara penulisan daftar pustaka akan sangat bermanfaat ketika nantinya dibutuhkan dalam membuat karangan seperti buku, karya ilmiah maupun tugas akhir.  Semoga pembelajaran kali ini mengenai daftar pustaka dapat bermanfaan untuk semua.

Dr Andika Umar

Saya merupakan seorang dokter yang ingin memberikan sedikit waktu luang saya untuk menulis di blog kinotalla.me ini. Semoga semua tulisan saya bermanfaat dan memberikan manfaat kepada banyak orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page